Buka Bersama di Masjidil Haram

0 komentar
 
Saat bulan Ramadan suasana lapangan luar maupun lorong-lorong di dalam Masjidilharam penuh dengan lautan manusia. Selama bulan Ramadan seluruh areal Masjidilharam menjadi tempat berbuka puasa terbesar di dunia.
"Lebih dari 12 ribu meter plastik laksana taplak meja panjang dibentangkan setiap hari di areal masjid tersebut untuk mereka yang ingin berbuka puasa saat Magrib tiba. Orang-orang yang bertugas menyediakan makanan berbuka di Masjidil Haram mengatakan biaya setiap hari mencapai sekitar 50.000 Rriyal Arab Saudi atau sekitar Rp 1,22 miliar," 
Sebagian besar makanan yang disajikan dalam buka puasa berasal dari masyarakat maupun pengusaha Arab Saudi. Masyarakat biasanya membawa anak dan istrinya dengan membawa makanan dan minuman yang nantinya dibagikan kepada jemaah masjid maupun jemaah umrah dari seluruh dunia. Sedangkan pengusaha Arab Saudi bisa menyewa kontainer khusus yang membawa makanan di areal parkir dekat Masjidil Haram.
Waktu untuk berbuka puasa tak lebih dari 15 menit, mulai dari petugas menggelar taplak sampai pembersihan sisa makanan. "Daerah tempat orang berbuka puasa dibersihkan secepat mungkin agar tersedia ruang untuk melaksanakan Salat Maghrib," ujarnya.
Santapan berbuka yang diberikan oleh para dermawan tersebut terdiri atas kurma, jus, susu dan kue maupun roti. Kurma dan Air Zam Zam dibagikan lebih dulu sebelum saat berbuka. "Jumlah kurma yang dikonsumsi setiap hari oleh orang yang berbuka puasa di Masjidil Haram diperkirakan berjumlah lebih dari lima juta buah. Dengan sebanyak 1,2 juta orang Muslim yang mengerjakan salat di Masjidil Haram, jumlah itu berarti sama dengan tiga kurma untuk setiap orang," tambahnya.
Selain itu, lebih dari dua juta botol Air Zam Zam dikonsumsi oleh Muslim saat berbuka puasa. Kecepatan dalam menggelar plastik taplak, makanan, maupun cara membersihkannya perlu ditiru masjid-masjid di Indonesia. "Tak perlu waktu lama hanya 15 menit dalam menyajikan lalu membersihkan sampah bekas makanan maupun minuman. Lalu, kaum Muslimin bersiap melaksanakan salat Magrib," 

Leave a Reply