EL Sajjadah yang Menyala saat Menghadap Kiblat

0 komentar
 
SELEMBAR kain ini adalah perlengkapan yang mesti dibawah setiap muslim bila bepergian. Namun, bila di suatu tempat kita tak membawa kompas, ke manakah kita harus menhadapkan sajadah kita untuk salat? 

Kebingungan itu pastinya pernah dialami setiap muslim bepergian setidaknya sekali dalam hidup mereka. Mencari arah yang benar ke Kabah di Mekah tanpa kompas adalah hal yang sulit. 

Melihat kesulitan tersebut, Soner Ozenc dari Turki mendesai sajadah salat pertama di dunia yang secara otomatis menyala ketika menghadap Mekah. Sajadah yang diberi nama EL Sajjadah ('EL' berarti bercahaya) ini dilengkapi dengan kompas digital. Berbahan tipis, ringan dan fleksibel, sajadah ini pasti akan menjadi teman perjalanan yang ideal bagi umat Islam. 

EL Sajjadah telah dihadirkan di berbagai pameran, termasuk di Kuwait dan di Museum of Modern Art di New York City, yang membeli sajadah ini untuk menjadi bagian dari koleksi tetapnya. 

Sajadah bercahaya ini memiliki warna dasar hitam dengan banyak nuasan hijau, warna simbolik Islam. Desain sajadah ini terinspirasi oleh Masjid Biru di Istanbul yang legendaris. Sajadah ini dapat dioperasikan dengan baterai isi ulang dan tombol untuk mematikan lampu. Sajadah juga dapat digantung di dinding sebagai lampu malam. Wah, ini tentu merupakan barang yang pantas untuk dijadikan hadiah. 

Soner mengatakan bahwa permintaan untuk sajadah ini cukup besar, meskipun perusahaannya belum memproduksinya secara besar-besaran. (Aquila/Pri/X-14) 
www.mediaindonesia.com

Leave a Reply