Takjil Nasi Gule Kambing Tradisi Setiap Kamis di Masjid Gedhe Kauman

0 komentar
 

REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA--Setiap bulan Ramadhan pada saat buka puasa di hari Kamis, Masjid Gedhe Kauman selalu menyediakan takjil nasi dengan gule kambing. Untuk tahun ini disediakan 700 porsi gule kambing dan nasinya dengan anggaran Rp 7.500 per porsi. 
''Jadi satu bulan ada empat kali makan gule kambing,''kata Bendahara Takmir Masjid Gedhe Kauman Rohib Winastuan pada wartawan di Sekretariat Masjid Gedhe Kauman pada wartawan, Rabu (3/8).  Namun, kata Sekretaris I Masjid Gedhe Kauman  Ahmad Yulianto, para donatur yang mau menyumbang untuk takjil gule kambing sudah enam kali, sehingga yang dua takjil gule kambing diberikan pada hari pertama puasa dan pertengahan puasa.
Karena semakin banyak jumlah porsi yang disediakan dan sekarang sudah ada gas, maka sekarang yang masak gule kambing diserahkan ke katering. Sedangkan dulu gule kambing dimasak sendiri oleh karyawan Masjid Gedhe Kauman dengan kayu. ''Sehingga di halaman ini ada tabungan pohon karena kayunya akan dipakai untuk memasak gule kambing setiap bulan Ramadhan,''tutur Yulianto.
Setiap hari Kamis jamaah masjid Gedhe Kauman selalu banyak. Bahkan lebih dari 700 orang, sehingga takjil yang disediakan ditambah dengan kue dan aqua gelas untuk persediaan berbuka puasa bagi jamaah masjid yang tidak kebagian gule kambing. Mereka yang berbuka puasa di masjid Kauman bukan hanya berasal dari sekitar masjid, melainkan justru dari Kulon Progo, Bantul dan lain-lain.
 Bahkan ada rombongan keluarga yang sengaja untuk berbuka puasa di Masjid Gedhe pada hari Kamis. ''Jadi malah seperti wisata,''ungkap dia. Gule kambing menjadi ciri khas dari takjil di Masjid Gedhe Kauman karena dulu gule kambing merupakan makanan istimewa dan tidak setiap saat orang makan gule kambing.  Gule kambing ini mulai disediakan untuk takjil di Masjid Gedhe Kauman sejak HB VIII dan ketika KHA Dahlan masih hidup. 
 Kalau takjil di luar hari Kamis disediakan sebanyak 600 porsi. Setiap hari menunya berbeda-beda yaitu: Senin gule ayam, Selasa Bumbu rujak, Rabu Sop dan ayam goreng, Jum'at nasi box, Sabtu nasi brongkos, ahad asem-asem dan ayam goreng. 
Lebih lanjut Yulianto mengungkapkan anggaran untuk takjil dan berbagai kegiatan di masjid Gedhe Kauman di setiap bulan Ramadhan setiap tahunnya selalu terjadi peningkatan sekitar Rp 30 juta. Misalnya pada tahun  2009 anggarannya Rp 130 juta, tahun 2010 anggarannya Rp 170 juta, tahun 2011 anggarannya sekitar Rp 193 juta. ''Jadi kenaikannya sekitar 15 persen dari tahun sebelumnya,''ungkap dia.   
''Meskipun saat ini anggaran yang sudah ada baru untuk takjil gule kambing sekitar Rp 50 juta. Tetapi kami percaya Insya Allah nanti di akhir Ramadhan anggaran tersebut bisa tertutupi dari para donatur  Dari pengalaman selama ini anggaran untuk Ramadhan di Masjid Gedhe Kauman selalu tertutupi tidak di awal, melainkan di akhir Ramadhan,''kata Yulianto. 
http://ramadhan.republika.co.id



Leave a Reply