Kurma Dan Ramadhan

0 komentar
 

Kurma dan air zam-zam selalu identik dengan bulan Ramadhan dan oleh-oleh ibadah haji. Kurma yang paling terkenal adalah kurma Madinah. Selain karena bentuknya lebih besar, daging buahnya kenyal dan kering, menambah atribut rasa manis kurma Madinah. Seperti namanya, kurma ini memang berasal dari Madinah, kota produsen kurma terbesar di Arab Saudi.
Hampir bisa dipastikan, setiap jamaah haji dari segala penjuru dunia yang bertandang ke Tanah Suci, akan menjinjing buah cokelat kehitam-hitaman ini sebagai salah satu oleh-oleh mereka.Tak sulit mendapatkan kurma Madinah. Saat berada di Madinah, pergi saja ke Pasar Kurma (Madinah Dates Market ). Letak pasar ini tepat di pusat kota, arah selatan Masjid Nabawi. Hanya berjarak sekitar setengah kilometer dari masjid para nabi, Pasar Kurma berada di kawasan bernama Qurban.
Dari Masjid Nabawi, Anda cukup berjalan ke arah Kubah Hijau dari arah Baqi. Bila wajah Anda sudah menghadap ke arah Kubah Hijau dan membelakangi Baqi, berjalanlah lurus ke depan. Tak berapa lama, Anda akan melihat Pasar Kurma di sisi sebelah kanan. Pasar ini cukup luas dengan outlet-outlet kurma berjajar. Dijamin tak kesulitan menemukan pasar ini.
Pasar Kurma Madinah yang dibangun pada 1982 oleh Pemerintah Arab Saudi, buka mulai pukul 08.00 sampai pukul 22.00 waktu setempat. Anda bisa membeli aneka kurma di sini, baik kurma murni maupun olahan. Ada puluhan jenis. Sebut saja cokelat isi kurma, kurma isi kacang, kismis, biskuit selai kurma, dan tentunya (buah) kurma Madinah yang terkenal.
Layaknya di pasar-pasar tradisional, para pedagang Pasar Kurma Madinah juga bersaing dalam urusan memberikan harga kepada para calon pembeli. Kejelian memilih aneka jajanan kurma dan kemahiran menawar harga menjadi kunci utama bertransaksi di pasar ini. Tak jarang ada cerita seorang pembeli mendapatkan kurma dengan harga lebih murah dibandingkan pembeli lainnya. Padahal, jumlah makanan dan tempat membelinya sama.
Khusus untuk kurma Madinah, setidaknya ada tiga klasifikasi yang sudah dikenal, yaitu Ajwa, Ambhar, dan Safawi. Kurma Ajwa adalah kurma yang paling diminati. Tak heran, kurma jenis inilah yang paling banyak terdapat di Pasar Kurma.
Bukan rasa ataupun bentuk yang menjadikan Kurma Ajwa diincar para pembeli, melainkan sebuah hadis Rasulullah SAW yang berbunyi: ””Barang siapa di waktu pagi makan tujuh butir Kurma Ajwa, pada hari itu ia tidak akan kena racun maupun sihir.””Hadis yang terdapat dalam kumpulan Shahih Bukhari inilah yang membuat kurma berwarna agak kehitaman dan berkulit keriput tersebut menjadi incaran para jamaah.
Mengikuti teori ekonomi, Kurma Ajwa merupakan kurma dengan harga paling mahal dibandingkan kurma jenis lainnya. Menyesuaikan ukuran buah, Kurma Ajwa dibanderol dengan harga 60 riyal sampai 80 riyal untuk satu kilogramnya.
Terkait kualitas buah, di bawah Kurma Ajwa, ada jenis Kurma Ambhar. Untuk satu kilogram kurma ini, pembeli harus mengeluarkan kocek antara 35 riyal sampai 40 riyal, tergantung besar buahnya. Kalau kurma-kurma jenis lain bisa dicicipi sebelum membeli, jangan harap Anda bisa mencicipi Kurma Ajwa dan Kurma Ambhar.
Para pedagang di sana kebanyakan menyatakan haram untuk mencicipi dua jenis kurma terbaik tersebut, kecuali Anda memang benar-benar ingin membelinya. Sedangkan untuk jenis kurma lainnya, jamaah bisa membeli dengan cukup murah.
Hal yang sudah pasti, bila Anda ingin membeli kurma sebagai oleh-oleh, belilah di Madinah. Alasannya tak lain karena kurma dijual lebih murah di Madinah daripada di Makkah. Selisih harga untuk satu kilogram kurma di Madinah dengan di Makkah bisa mencapai setengah kalinya. Contoh saja untuk Kurma Ajwa ukuran kecil dengan harga sekitar 60 riyal di Madinah, maka di Makkah paling murah Anda harus mengeluarkan uang 100 riyal per kilogramnya.
Contoh lain adalah Kurma Safawi yang di Madinah hanya seharga 15 riyal per kilogram, namun di Makkah dijual dengan harga paling murah 20 riyal.



Dan berikut ini Aneka Macam Jenis Kurma yang bisa kita dapatkan :
Ajwah

Kurma yang tumbuh di kota Medinah, Saudi Arabia. Merupakan kurma yang populer dan kabarnya favorit Nabi Muhammad SAW.
Amir Haji atau Amer Hajj
Kurma yang berasal dari Irak. Kulit dan dagingnya lembut namun tebal. Dikenal juga sebagai ‘welcome kurma‘ karena pada umumnya dihidangkan untuk menyambut tamu.
Barhee atau Barhi

Kurma jenis ini warnanya cokelat terang, dan warna kulitnya berubah semakin gelap saat buahnya masak. Dagingnya lembut, tebal dan rasanya manis asam beragam. Seringkali kurma Barhee dikeringkan seperti kismis.
Deglet Noor

Seperti namanya, kurma ini warnanya kuning terang keemasan seperti sinar matahari. Kurma ini merupakan varietas unggul dan terkenal di Libya, Algeria, Amerika dan Tunisia. Dihidangkan tidak terlalu kering dan rasanya tak terlalu manis.
Derrie atau Dayri
Kurma ini berasal dari daerah Irak Selatan. Sedikit berbeda dengan kurma kebanyakan, bentuknya panjang, kehitaman dan lembut.
Empress
Kurma ini dibudidayakan di California, Amerika. Ukurannya besar, lembut dan lebih manis ketimbang kurma Thoory (bibit aslinya). Bagian atas kurma ini berwarna lebih terang, dan gelap di bagian bawah.
Holwah atau Halawi
Dalam bahasa Arab, Holwah artinya manis. Demikian pula dengan rasa kurma yang sangat manis ini, manisnya melebihi kurma-kurma pada umumnya. Ukurannya bermacam-macam, namun pada umumnya berukuran kecil hingga sedang.
Hayany
Adalah kurma yang berasal dari Mesir. Kurma ini warnanya merah kehitaman, dagingnya cukup manis dan lembut.
Khadrawy
Dalam bahasa Arab, Khadrawy artinya hijau. Dinamakan Khadrawy karena ditanam di wilayah yang subur dan hijau. Sedangkan buah kurmanya sendiri berwarna hitam pekat.
Khalasah
Kurma ini adalah salah satu kurma yang paling populer di Saudi Arabia. Manisnya kurma ini sangat khas, tidak terlalu manis dan lezat di lidah.
Khastawi atau Kustawy
Adalah kurma nomor wahid lembutnya di Irak. Pada umumnya kurma ini diolah menjadi sirup dan dikemas di botol berukuran kecil dan seringkali dihidangkan sebagai hidangan penutup.
Maktoom
Ukurannya besar, warnanya merah kecokelatan, daging buahnya sangat tebal dan lembut, rasanya tidak terlalu manis.
Medjool atau Mujhoolah
Adalah varietas kurma yang dikembangkan di Morocco, namun belakangan ini juga dikembangkan di Amerika, Saudi Arabia, dan Yordania. Ukuran kurma ini tergolong besar dan rasanya sangat manis.
Migraf
Kurma ini sangat populer di Yaman Selatan. Ukurannya sangat besar dibanding kurma lainnya, warnanya kuning keemasan.
Mozafati
Kurma yang dikembangkan di daerah ini warnanya gelap, lembut dan ukurannya sedang. Kurma jenis ini usia simpannya tahan lama, sehingga tak harus habis sekali makan. Bila di simpan di suhu -5 derajat celcius, kurma ini bisa bertahan hingga 2 tahun lho.
Rotab
Adalah kurma yang berasal dari Iran. Warnanya sangat gelap dan daging buahnya lembut.
Saidy
Adalah kurma yang populer di Libya. Kurma ini rasanya sangat manis dan daging buahnya lembut.
Sayer atau Sayir
Warna kurma ini orange kecoklatan, ukurannya sedang, dagingnya sangat lembut dan berair.
Sekkeri
Kurma jenis ini termasuk kurma yang mahal. Warnanya cokelat gelap, manis dan kelembutan daging buahnya khas dan istimewa. Kurma ini sering ditemukan di Saudi Arabia.
Thoory atau Thuri
Sangat populer di Algeria, di mana kurma jenis ini daging buahnya kering. Warnanya cokelat kemerahan dan kulitnya keriput. Terkadang saking keriputnya kurma ini jadi agak sedikit keras, rasanya manis dan hampir mirip dengan kacang.
Umelkhashab
Kurma yang berasal dari Saudi Arabia ini warnanya merah dan sedikit ada rasa pahitnya. Unik!
Zahidi
Ukurannya sedang, warnanya cokelat keemasan. Kurma ini termasuk yang sangat manis dan agak kering.
Zaghloul
Kurma ini bentuknya panjang, warnanya merah gelap dan sangat manis hingga setelah makan manisnya pun masih tersisa. Varietas ini termasuk yang eksklusif dan mahal di Mesir. Hanya orang-orang tertentu saja yang biasanya mengonsumsinya.

Leave a Reply