Download Kajian Hadits Shahih Bukhari Seputar Puasa (Shahih Bukhari Kitab Shaum) oleh Ust. Dzulqarnain

0 komentar
 

Kitab Puasa

Berikut ini adalah kajian Hadits Shahih Bukhari Kitab Shaum, yaitu hadits-hadits tentang puasa, yang dibahas oleh Ust. Dzulqarnain, Anda bisa menyimak hadits selengkapnya beserta perawi-nya di http://id.lidwa.com/app/. Semoga bermanfaat.
Bab Pembahasan
Bab 1: Wajibnya Puasa Ramadhan Dan Firman Allah, ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”(al-Baqarah: 183)
Bab 2: Keutamaan Puasa



Bab 3: Puasa Itu Adalah Kafarat (Penghapus Dosa)
Bab 4: Pintu Rayyan Itu Khusus Untuk Orang-Orang yang Berpuasa
Bab 5: Apakah Boleh Disebut Ramadhan Saja ataukah Bulan Ramadhan? Dan, Orang yang Berpendapat bahwa Hal Itu Sebagai Kelonggaran
Bab 6: Orang yang Berpuasa Ramadhan Karena Iman dan Mengharapkan Pahala dari Allah Serta Keikhlasan Niat
Bab 7: Nabi Paling Dermawan pada Bulan Ramadhan
Bab 8: Orang yang Tidak Meninggalkan Kata-kata Dusta dan Pengamalannya di Dalam Puasa
Bab 9: Apakah Seseorang Itu Perlu Mengucapkan, “Sesungguhnya Aku Ini Sedang Berpuasa”, Jika Ia Dicaci Maki?
Bab 10: Berpuasa untuk Orang yang Takut Terjatuh dalam Perzinaan Kalau Membujang



Bab 11: Sabda Nabi, “Apabila kamu sudah melihat bulan sabit (1 Ramadhan), maka berpuasalah. Apabila kamu sudah melihat bulan sabit (1 Syawwal), maka berbukalah (jangan berpuasa).”
Bab 12: Dua Bulan Hari Raya Itu Tidak Berkurang
Bab 13: Sabda Nabi, “Kami tidak dapat menulis dan menghisab (menghitung) bulan).”
Bab 14: Tidak Boleh Mendahului Bulan Ramadhan dengan Puasa Sehari atau Dua Hari



Bab 15: Firman Allah, “Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa bercampur dengan istri-istri kamu. Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka, sekarang campurilah mereka dan campurilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu.” (al-Baqarah: 187)
Bab 16: Firman Allah, “Makan dan minumlah hingga jelas begimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.” (al-Baqarah: 187)
Bab 17: Sabda Nabi, “Janganlah menghalang-halangi sahurmu azan yang diucapkan Bilal.”
Bab 18: Mengakhirkan Sahur
Bab 19: Kadar Waktu Antara Sahur dan Shalat Subuh
Bab 20: Keberkahan Sahur, Tetapi Tidak Diwajibkan



Bab 21: Apabila Berniat Puasa pada Siang Hari
Bab 22: Orang yang Puasa Pagi-Pagi dalam Keadaan Junub (Menanggung Hadats Besar)
Bab 23: Memeluk Istri Bagi Orang Yang Berpuasa
Bab 24: Mencium Bagi Orang Yang Berpuasa
Bab 25: Mandinya Orang yang Berpuasa
Bab 26: Orang yang Berpuasa Jika Makan atau Minum karena Lupa



Bab 27: Menggunakan Siwak Yang Basah dan Kering untuk Orang yang Berpuasa
Bab 28: Sabda Nabi, “Jika seseorang berwudhu, maka hendaklah menghirup air dengan lubang hidungnya”, Dan Beliau Tidak Membedakan Antara Orang yang Berpuasa dan yang Tidak
Bab 29: Jika Orang Yang Berpuasa Bersetubuh pada Siang Hari Bulan Ramadhan



Bab 30: Apabila Orang Mencampuri Istrinya pada Siang Hari Bulan Ramadhan dan Tidak Ada Sesuatu Pun yang Dapat Dipergunakan Membayar Kafarat, Maka Ia Boleh Diberi Sedekah Secukupnya untuk Membayar Kafarat
Bab 31: Orang yang Mencampuri Istrinya pada Siang Hari Bulan Ramadhan, Apakah Boleh Memberikan Makanan kepada Keluarganya dari Kafarat Itu, Jika Keluarganya Tergolong Orang-Orang yang Membutuhkan?
Bab 32: Berbekam dan Muntah bagi Orang yang Berpuasa
Bab 33: Berpuasa dan Berbuka pada Waktu Bepergian



sumber link audio: kajian.net/http://maramissetiawan.wordpress.com

Leave a Reply