Hukum Menggunakan Pengharum Mulut Saat Puasa

0 komentar
 

Pengharum Mulut Saat Puasa

Pertanyaan:
Boleh tidak memakai spray mulut (pengharum nafas pen.)? Soalanya pekerjaan saya harus berhadapan dengan tamu (sebagai guide).
Dari: Wiarta

Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah
Berikut keterangan Dr. Sholeh Al-Fauzan:
يكفي عن استعمال البخاخ للفم في حالة الصيام استعمال السواك الذي حثّ عليه صلى الله عليه وسلم ، وإذا استعمل البخاخ ولم يصل شيء إلى حلقه ، فلا بأس به ، مع أن رائحة فم الصائم الناتجة عن الصيام ينبغي أن لا تُكره ، لأنها أثر طاعة محبوبة لله عز وجل ، وفي الحديث : ( خلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك ) .
Sebenarnya, untuk menghilangkan bau mulut cukup dengan menggunakan gosok gigi, sehingga tidak perlu spray mulut ketika puasa. Dimana melakukan gosok gigi dianjurkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Namun jika ada orang yang menggunakan spray, dan tidak ada sedikit pun yang masuk ke kerongkongannya, hukumnya tidak masalah. Selain itu, bau mulut orang yang berpuasa karena puasanya, selayaknya tidak dibenci. Karena bau mulut ini adalah dampak dari ketaatan yang dicintai Allah Ta’ala. Dalam hadis disebutkan:
خلوف فم الصائم أطيب عند الله من ريح المسك
Bau mulut orang yang puasa, lebih wangi di sisi Allah dari pada bau minyak wangi.” (HR. Bukhari dan Muslim) (Al-Muntaqa min Fatawa As-Syiekh, Dr. Sholeh Al-Fauzan, 3:121)
Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina KonsultasiSyariah.com)


Leave a Reply