Buka Puasa Hari Ke 2 Ramadhan 2012 Di Masjidil Haram

0 komentar
 



Makkah - Menara Jam Kerajaan di kota Makkah (The Makkah Royal Clock Tower) yang terbilang menara tertinggi kedua di dunia, mulai memancarkan 16 sinar cahaya ke ketinggian 10 kilometer pada hari minggu malam untuk mengumumkan awal bulan suci Ramadhan tahun 1432 H yang lalu.
Pengeras suara dipasang di puncak menara akan melantunkan suara Adzan dari Masjidil Haram hingga terdengar sampai tujuh kilometer. Terangnya cahaya dengan metode kedap kedip berwarna putih dan hijau saat Adzan, dapat terlihat dari kejauhan 30 kilometer. Sinar cahaya tersebut juga bermanfaat bagi umat yang mempunyai kesulitan dalam pendengaran untuk mengetahui waktu sholat.
Wajah jam akan terlihat putih dengan indikator kegelepan diwaktu siang hari, dan untuk dimalam hari akan terlihat hijau serta putih.
Uji coba jam tersebut sudah pernah dilakukan pada bulan suci Ramadhan tahun sebelumnya. Dan proyek jam raksasa Makkah dibangun diatas 5 menara dari King Abdul Aziz Endowment, yang terdiri dari tujuh menara.
“Semua penginapan Hotel yang terletak di menara tersebut telah selesai, hal ini sudah dapat dilakukan untuk menerima para tamu di bulan suci Ramadhan. Semua kamar dalam bentuk dekorasi dengan gaya islami, yang nantinya dapat merasa nyaman dalam  menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan, “ujar Direktur Promosi dan Bisnis Telekomunikasi Hotel Fairmont Raffles Internasional di Makkah, Khaled Yamaq.
“Hotel tersebut terdiri dari 805 kamar suite yang menghadap Masjidil Haram. Berbagai umat Muslim dari berbagai negara, akan mengunjungi menara jam tersebut dari dekat. Oleh karena itu, ruang penjamuan utama Hotel telah mempersiapkan untuk menampung seribu tamu dalam berbuka puasa dan sahur. Sekaligus telah tersedia menu makanan dari khas 15 negara, sekaligus makanan khas Arab Saudi,”sambungnya.
Sebuah kantor berita Saudi mengatakan, telah disediakan 7 meriam yang nantinya akan ditembakkan sebagai tanda awal bulan suci Ramadhan di Makkah . Tembakan meriam tersebut akan difungsikan sepanjang bulan suci Ramadhan, sebagai pemberi tanda waktu berbuka puasa, sahur, dan akhir sahur.
Meriam akan diposisikan di puncak bukit tertinggi yang jauh dari lingkungan perumahan di Makkah. Dan ada petugas keamanan khusus untuk mengurus meriam tersebut. Tembakan terakhir meriam tersebut dikala akan mengumumkan kedatangan Idul Fitri. Hal ini akan terhitung sebanyak 150 tembakan selama satu bulan penuh. (http://luar-negeri.kompasiana.com)

Leave a Reply